PERENCANAAN PROGRAM

A. Pendampingan Belajar

Saat ini siswa sudah tidak memiliki tempat belajar dan juga alat-alat belajar, bahkan sekolah pun hanyut bersama dengan perlengkapan belajarnya. 

Untuk Pembelajaran ujian akhir semester, sudah pasti akan keringanan untuk siswa-siswa yang menjadi kebijakan pemerintah, sepertinya saat Tsunami. Tidak ujian, tetapi mereka tentu saja akan diatur dalam kebiajan khusus.

Hal yang akan dihadapi siswa kelas akhir adalah ujian dan persiapan masuk perguruan tinggi. Mereka membutuhkan pendampingan untuk belajar untuk mengikuti ujian sekolah dan ujian masuk ke sekolah tingkat selanjutnya sampai masuk perguruan tinggi yang telah mereka cita-citakan. Pendampingan belajar juga ditujukan kepada siswa yang belum mendapat tempat belajar, agar mereka tetap belajar minimal pencapaian kompetensi dasar inti.

  1. Peserta Program pendampingan ini diperuntukkan siswa kelas 6, 9, dan 12.
  2. Pendamping yang akan melaksanakan adalah warga setempat yaitu guru, mahasiswa, atau warga yang memiliki kemampuan mengajar
  3. Pelaksanaan program pendampingan sebagai berikut:
    1. Mencari tempat yang akan dijadikan pusat program pendampingan
    2. Mendata siswa yang akan mengikuti program
    3. Mendata warga yang bersedia menjadi pendamping
    4. Pelatihan pendamping program
    5. Pelaksanaan Pendampingan

B. Pemberdayaan Warga

 

Pemberdayaan warga adalah program untuk warga setempat agar dapat memenuhi kebutuhannya dan juga dapat beraktivitas yang bermanfaat selama masa pemulihan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi sarana ”trauma healing” bagi warga. 

Program yang akan dilaksanakan adalah:

1. Bertanam

Bertanam akan dilaksanakan dalam polybag berupa tanaman sayuran yang dapat segera dipanen dan menjadi bahan pemenuhan konsumsi warga yang membutuhkan. Kegiatan ini bisa dilakukan warga per keluarga di lahan dekat hunian mereka dengan menggunakan polybag. Dari kegiatan bertanam ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat untuk hal pangan. Diharapkan selanjutnya warga juga menjadi memiliki kebiasaan /budayamemenuhi kebutuhan sayuran dengan menanam di sekiling rumahnya. Tanaman yang disediakan bahannya adalah membuat toge, bertanam tanaman kebutuhan sehari-hari. 

2. Pelatihan membuat keterampilan

Pelatihan ini sebagai lanjutan ”trauma healing” dan juga memberi keterampilan kepada warga. Harapannya warga jadi memiliki keterampilan dan suatu saat menghasilkan. Bahan-bahan akan disediakan, sedangkan selanjutnya di masa akan datang diharapkan bisa menjadi mata pencaharian. Kegiatan yang menghasilkan barang yang dapat dijual, dijual dengan 50 % untuk pembuat dan 50% untuk kembali membeli bahan kerajinan.

Pelatihan yang akan dilaksanakan, misalnya:
1. Membuat konektor dari mute. Membuat konektor untuk mengisi waktu para wanita setelah trauma healing. Diharapkan keterampilan ii dapat dipakai oleh mereka dan juga sebagai kelanjutan dari heali
2. Membuat kaligrafi dari mute: Kegiatan ini untuk warga laki-laki yang  juga memerlukan trauma healing. Hasilnya bisa dijual sebagai kerajinan. 
3. Membuat makanan khas daerah/kue kering
Warga mengerjakan secara berkelompok. Warga dibuat beberapa kelompok (sesuai kemampuan dana). Mereka diberikan alat dan bahan. Selanjutnya hasilnya dapat dijual ke luar Aceh, untuk persiapan/pengadaan lebaran. Tujuannya menjadi mata pencaharian warga berikutnya. Pemasarannya bisa kerjasama dengan personil di Medan

C. TRAUMA HEALING 

  1. Trauma healing

”Trauma Healing” akan dilaksanakan kepada seluruh warga. Hal ini agar dapat mengembalikan semangat hidup warga dan memenej tragedi mengerikan dengankegiatan yang lebih positif yang juga akan diberikan kepada mereka dalam program pemberdayaan.

Trauma Healing akan dilaksanakan dengan tahapa sebagai berikut:

  1. Trauma helaing kepada calon pendamping belajar sebelum pelatihan
  2. Trauma healing untuk anak sekolah yang akan diberikan sebelum pelaksanaan pendampingan
  3. Trauma healing kepada warga sebelum pelaksanaan pelatihan pada program pemberdayaan warga

Pelaksanaan trauma healing disesuaikan dengan kebutuhan. Setelah trauma healing pertama, maka akan diberikan kelanjutannya bila warga bersangkutan memerlukan lebih dari satu kali,

  1. Pengadaan Montir 

Kendaraan yang terkena banjir saat ini tidak dapat beroperasi, sehingga warga pun tidak dapat melakukan aktivitas untuk menjangkau tempat yang lebih luas. 

Pengadaaan montir dan pemberian bantuan berupa onderdil dibutuhkan oleh warga setempat.

©ruangpinter

Wir benötigen Ihre Zustimmung zum Laden der Übersetzungen

Wir nutzen einen Drittanbieter-Service, um den Inhalt der Website zu übersetzen, der möglicherweise Daten über Ihre Aktivitäten sammelt. Bitte überprüfen Sie die Details in der Datenschutzerklärung und akzeptieren Sie den Dienst, um die Übersetzungen zu sehen.